12 Juli 2008

Mencari Ketika Butuh

Ehm... judul yang kontroversial menurut Q karena punya arti jelek karena hanya butuh baru mencari ^_^ Ketika ada rekan yang berperilaku seperti itu Q pasti langsung emosi ^_^

Namun kali ini Q lah orang yang mencari ketika butuh. Ups... tapi tunggu dulu, Q bukan mencari uang ketika butuh (Meski pas-pasan tapi alhamdullilah masih cukup), Q bukan mencari perempuan ketika butuh (Meski memang jomblo dan ingin punya pendamping masa depan namun saat ini belum masuk prioritas ^_^), Q bukan mencari jawaban ketika butuh (Meski memang begitu banyak pertanyaan Q yang butuh jawaban).

Q mencari seseorang or banyak orang untuk mensupport diriQ karena itu hal yang dulu Qlakukan pada orang-orang terdekat yang kini entah keberadaannya (Meski Q maklum tiap orang punya kesibukan masing-masing)

Ketika permasalahan 1 or 2 datang mungkin Q bisa menghandlenya. Namun ketika permasalahan ke-3 datang ku tak kuasa menahan beban itu dan terpecahlah semua konsentrasi yang telah terkumpul. Sebenarnya ini kisah lama namun ketika Q terbaring saat ini, perasaan ini muncul dengan tiba-tiba. Q tak tahu apa sebabnya.

Apa mungkin karena pikiran Q terlalu banyak jadi tiba-tiba muncul ketegangan pada otakQ. Entahlah... yang jelas pada saat ini Q sedang merunut kejadian. Saat ini studi Q belum kunjung selesai padahal telah menghampiri atau sangat dekat dengan penyelesaian tugas akhir namun entah mengapa, daya konsentrasi Q selalu buyar ditengah jalan.

Kemudian sikon keluarga yang tak lagi kondusif seperti saat Q menginjakkan kaki di Yogyakarta ini. Sekarang lebih banyak perasaan boring, pergi ketempat tertentu yang terkadang memakan waktu yang cukup lama. Lalu ada beberapa hal yang ikut meramaikan bursa pikiran kusutQ.

Keadaan Q pun menjadi sangat menyedihkan meski terkadang banyak rekan Q bilang "hidup mu enak, tidak terlalu mikir, banyak nyantainya dan bla bla bla bla.. ??? Itulah inti dari perkataan mereka padaQ. Mungkin mereka benar Q ingin mengembalikan insting, mood, inspirasi dan pikiran Q, agar semua pekerjaan yang tertunda dapat Qselesaikan semua. Namun hal yang Qlakukan terkadang salah jika dipandang orang lain. Banyak yang mengatakan "Kamu itu cuma buang-buang waktu, tenaga dan biaya. Mengapa tak kamu selesaikan dengan segera tugas akhirmu.."

Ehm... Memang gampang jika hanya berucap namu ketika menjalaninya sendiri kamu akan merasakan beban yang amat sangat berat. Namun Q bersyukur ketika butuh tersebut Q tidak melakukan hal bodoh (kembali ke masa lalu yang kelam). Kini Q kembali ke jalanNya, materi tak Q hamburkan demi kesenangan sesaat.

Untung ada partner sejati yang selalu bisa membimbingQ, partner yang bernama buku (selain motor kesayanganQ ^_^). Sekarang Q mengoleksi buku yang kiranya akan mendukung karakterQ dikemudian hari (sebagian koleksi buku Q tampilkan di openmindQ.blogspot.com).

Dari buku-buku itu Q belajar memahami suatu makna dan berusaha mengamalkan dalam kehidupan nyata. Dan alhamdullilah mungkin berkisar 25% telah Q amalkan dalam kehidupan nyata, berikut beberapa hal yang selalu Q coba amalkan;

1.Selalu berlatih sabar
2. Mengambil hikmah dibalik suatu masalah
3. Mengontrol emosi
4. Berusaha membantu orang lain meski hanya sedikit
5. Selalu tersenyum ^_^

Ke-5 hal tersebut yang mulai kulakukan demi kepentingan Q dimasa depan. Dan karena ke-5 hal itu pula Q menjadi pribadi yang lebih baik dari masa lalu (Meski masih jauh dari kata sempurna tetapi Q mencoba menjadi sempurna karena manusia pada dasarnya adalah makhluk yang paling sempurna yang diciptakan oleh Allah SWT).

Dulu ketika awal tahun Q berpikir Q dan merasa frustasi dengan keadaan studi Q yang tak kunjung selesai namun ketika mencoba mencari hikmah, lalu kutemukan beberapa hal;

1. Q kembali mengurus kehidupan yang sempat terlupa, dengan mengurus partner sejati, motor kebanggaanQ ^_^
2. Alhamdullilah pikiran Q semakin kreatif dengan wujud beberapa blog
3. Q mendapatkan teman dan bunda baru yang selalu mensuport dan memberikan saran untuk kebaikan Q (Terima Kasih ^_^)

Kini perasaan frustasi memang masih ada namun tak sebesar dulu (tapi setiap saat bisa membesar lagi). Q merasa kehidupan Q mulai tertatat lagi meski agama Q belum terlalu tertata (Hehehe... ibadahNya masih bolong-bolong ^_^)

Namun setidaknya Q telah mencoba menjadi pribadi yang lebih baik dan waktu Q masih sangat panjang untuk merubah nya menjadi lebih baik lagi. Hingga kini pun Q selalu berterima kasih pada teman dan bunda yang selalu setia mensuport dan memberikan saran buat Q, Semoga Allah memberikan tempat terbaik disisiNya bagi kalian semua, Amin ^_^

6 Comments:

Mama Shasa Shahira said...

wah.. lagi proses pencarian jati diri yaa..? Siip deh... *acungin jempol*

Ani said...

Semoga Q dapat terus bersabar, berusaha dan berdoa, semoga yang terbaik nantinya Q dapatkan.

Benny Andhika said...

sabar dan selalu tenang broo, memang proses pencarian jati diri pasti terjadi dikehidupan setiap manusia..
tidak mengenal umur bs kapan saja,tp itu hanya 1 kali dlm hidup...
terus terang aku jg pernh mengalami hal tsb, tpi justru itu pengalaman yg menjadi moment bersejarah dlm hdp pribadiku. dmn kita bs mengetahui arti kehidupan, tuhan, keluarga,teman,dll...

kertaslecek said...

pencarian jati diri ya

dee said...

feta semangat ya..
km kan tetep punya temen di dunia maya.. biarpun ga ktm muka, kan bs sharing lewat ym atw email :D

tyas said...

hobby baca buku juga yaaa... emang buku bisa jadi penyemangat, pengingat dan guru buat kita.. happy reading..!

"Jgn selalu membatasi diri. Buka pikiranlah dengan berbagai hal yg belum kita ketahui, pelajari dan buat hal baru yg lain. Dengan begitu kita bisa lebih menggali potensi yang ada di dalam diri kita, apa pun itu". Yup, itu cara untuk bisa survive dalam dunia yg keras ini. Dengan belajar lebih tentang segala hal, pasti akan ada ilmu yg Qta dapat (Amin).

About Me

Foto Saya
Anandianta
D.I.Y, Yogyakarta, Indonesia
Manusia biasa yang biasa-biasa saja dg kehidupan yg biasa. Namun memiliki pemikiran yg tidak biasa untuk dibuktikan dan diamalkan
View my complete profile
Jangan lihat masa lampau dengan penyesalan, jangan pula melihat masa depan dengan ketakutan tapi lihatlah sekitar anda dengan penuh kesadaran. James Thurber.
Saat ini ada jarak yang membentang diantara Qta, Q akui itu. Tapi Q tak kan menyerah, Q akan berdoa dan semoga tangan gaib Allah lah yang mendekatkan Qta, Amin.

Label

Yang Setia

 

template by : uniQue | modified by : Itsmyceloteh